DI BAWAH ATAP YANG SAMA

DI BAWAH ATAP YANG SAMA

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 2, 2026
Di bawah atap yang sama, mereka pernah percaya bahwa rumah adalah tempat paling aman untuk pulang. Namun, seiring waktu, tawa berubah menjadi tangis, pelukan menjadi jarak, dan kata "keluarga" perlahan kehilangan maknanya. Setiap sudut rumah menyimpan rahasia, setiap senyum menutupi luka, hingga satu per satu mereka dipaksa menghadapi kenyataan bahwa tidak semua keluarga mampu bertahan. Karena pada akhirnya, yang hancur bukan rumahnya... melainkan orang-orang yang hidup di dalamnya. Visual : 1. Ach. Valen Akbar 2. Mila Nurwanti 3. Arbil Fahrizan 4. Afriyani mida sholeha (april)
All Rights Reserved
#231
brokenhome
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AVISENA
  • The Last Antagonis
  • S Di Antara Dua N
  • [TAMAT] Help, I'm a Zombie!
  • SALAH OBAT
  • Ervan Carolline
  • Side Character Syndrome
  • 𝗗𝗲𝗸𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗻𝗴 𝗗𝗲'𝗔𝘁𝗵𝗼𝘀
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • GHOST FACE: NEXT, ARE YOU READY? (21+) ✔️
AVISENA

Awal mulanya, Avisena hanyalah anak sekolah berandalan yang kenakalannya dibatas wajar. Namanya cukup terkenal dikalangan remaja wilayahnya. Kemampuan dia bertarung, beberapa aksi nekatnya dalam memperlihatkan jati diri. Prinsip hidup Avisena adalah hidup tanpa ada yang bisa merendahkan dirinya. Latar belakang keluarganya yang berasal dari kelas menengah ke bawah membuatnya gencar untuk melakukan segala cara agar bisa terus bertahan hidup. Ibundanya yang sudah lama meninggal, juga Ayah yang sama sekali tidak pernah memiliki peran apapun dalam hidup Avi dan kedua saudaranya. Hingga suatu saat dia terjebak dalam kesepakatan bisnis ilegal yang sama sekali tidak terduga. Menjadi bodyguard seorang gadis kaya dari keturunan pembisnis gelap. Hidup Avisena yang sebelumnya tenang damai, seketika berubah drastis penuh rintangan. "So, kalian semua emang dari kecil dilatih buat jadi bodyguard sialan keluarga gila ini?" "Lo tanda tanganin kontrak kerja sebelumnya?" Avi mengerjap polos, "iya." "Lo baca?" "Eh, nggak. Gue pikir itu cuma kertas formalitas doang," katanya sudah berpikir ada yang salah di sini. Lantas, pria itu memijat pangkal hidungnya, merasa pusing menghadapi bocah sekolah yang seperti tersesat dalam tempat yang bukan seharusnya ia tahu. "Yang lo tanda tangani itu kontrak kerja seumur hidup, Avisena. Lo tanda tangani dokumen itu yang berarti lo nyerahin hidup lo sepenuhnya sama keluarga Wijaya." Saaat itulah mata Avi membelalak lebar. "NGGA MUNGKINNNN!!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines