Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
Out Of Script

Out Of Script

  • WpView
    Leituras 125
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Capítulos 18
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, ago 6, 2026
WpInfo
Fanfic
Universo Alternativo (AU)
Crossover
Personagem Original (OC)
Figuras Famosas
Tidak semua pertemuan dimulai dengan perkenalan. Ada yang berawal dari satu tatapan. Ada yang tumbuh dari kebetulan demi kebetulan. Dan ada pula yang diam-diam mengubah seluruh jalan hidup seseorang. Di antara hiruk-pikuk dunia kampus, sorot kamera, dan gemerlap industri hiburan, Gyan dan Sienna belajar bahwa takdir sering kali bekerja tanpa memberi aba-aba. Seolah hidup mereka sedang menulis cerita baru... di luar naskah yang pernah mereka rencanakan.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Love me or die
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Possessive Male Lead
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Same, But Not
  • Journey
  • Given || Ju Jihoon
  • Skripsi Dan Buku Nikah

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo