Di puncak hierarki kampus, Jonathan Adiningrat adalah definisi kesempurnaan yang dingin. Sebagai Ketua BEM sekaligus anak kedua dari dinasti konglomerat old money, hidupnya telah didekte sejak lahir oleh sang ayah, Hardian. Di rumah, dia dikepung manipulasi psikologis dan tuntutan gila; di kampus, dia memakai topeng tanpa cela. Jonathan adalah bom waktu yang berjalan dengan rokok di sela jarinya saat malam sepi, menanti waktu untuk meledak karena frustrasi.
Lalu ada Sena Dirgantara. Mahasiswa akhir yang berisik, pembangkang, dan penuh gairah hidup. Sena adalah satu-satunya orang yang berani menatap langsung ke mata tajam Jonathan dan memakinya saat proposal pensi fakultasnya ditolak mentah-mentah. Bagi Sena, Jonathan tak lebih dari robot otoriter yang menyebalkan.
Namun, sebuah insiden di malam yang pekat mengubah segalanya.
Di balik pintu yang terkunci, di bawah pengaruh alkohol dan penat yang memuncak, topeng Jonathan runtuh di hadapan Sena. Pertemuan dua dunia yang bertolak belakang itu berubah menjadi ketegangan fisik yang intens, panas, dan tak terbendung. Sentuhan yang awalnya didasari amarah dan pelarian, perlahan berubah menjadi candu yang berbahaya.
Bagi Jonathan, Sena adalah satu-satunya tempat ia bisa melepaskan kendali dan menjadi rapuh. Bagi Sena, Jonathan adalah teka-teki rumit penuh luka yang ingin ia dekap, sekaligus pria yang sanggup membolak-balikkan kewarasannya di atas ranjang.
Di antara benturan ego, ciuman panas yang menuntut, dan rahasia kelam keluarga Adiningrat-apakah hubungan ini hanyalah pelampiasan hasrat yang dipaksakan, atau justru sebuah perasaan mendalam yang mengikat dua rival ini tanpa jalan keluar?
⚠️ Peringatan Konten / Warning:
Rating: Mature (21+)
Content Includes: Explicit Sex Scenes, Harsh Language, Smoking & Alcohol Consumption, Psychological Pressures, Family Conflict, Anxiety & Panic Attacks.
All Rights Reserved