sanctuary

sanctuary

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 4, 2026
"Kita ini salah di mata semua orang, Sam. Di mata hukum, di mata manusia, bahkan di hadapan Tuhan kita masing-masing." Di dunia yang penuh dengan batasan dan aturan sakral, Rayhan dan Samuel nekat membangun dunia mereka sendiri. Pertemuan sederhana di sekolah perlahan berubah menjadi ikatan dalam yang membakar garis batas agama. Namun, menyembunyikan sesuatu yang begitu besar di bawah sorotan lampu dunia adalah hal yang mustahil. Saat satu demi satu orang mulai mencium rahasia mereka, kenyamanan yang mereka bangun perlahan berubah menjadi ancaman terbesar dalam hidup mereka. Seberapa jauh kamu berani berlari, ketika tempatmu berlindung justru menjadi awal dari kehancuranmu? ________ Seperti biasa, cerita ini hanya fiktif, apabila ada kesamaan tempat, nama, dan kisah, itu hanya kebetulan. Dan aku mau mengingatkan bahwa ini cerita gay. Jadi kalian jangan sampai salah lapak ya sayang-sayangku. copyright© PapaLumoL, Juli 2026
All Rights Reserved
#32
islam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • desa kawitan [END]
  • ELION (bl)
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • Auto Save!
  • Secret Relationship
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • ELIAN ✓
  • LINTANG PANJER WENGI END

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines