MENGEPAKKAN SAYAP DENGAN JALUR LANGIT

MENGEPAKKAN SAYAP DENGAN JALUR LANGIT

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2026
⚠️ WARNING❕️ Cerita ini di buat murni hasil karya Saya sendiri. Tidak diperbolehkan Copas, Copy Paste atau semacamnya. Menerima kritik dan saran dalam batas sopan dan wajar. _________________________________________ Seorang perempuan yg slalu beragumentasi dengan takdir Agamislah pilihan yg di jalankan Berusaha menjaga gempuran jiwa di era gilanya zaman dan Perempuan yg slalu di hadapkan dengan sebuah kata pilihan Kerumitan itu di mulai dimna kita harus meninggalkan zona nyaman, menginjak batasan yg sudah di atur oleh diri, tapi nyatanya semua itu roboh dengan denial diri atas jalannya kehidupan. "Jadi,, bagaimna Ais? kamu bsa menggantikan Kk mu sebentar di kantor pusat?" Suara tenang dengan ritme yg pas mengalun begitu merdu bagai melodi ketetapan. "Hanya untuk sementara waktu, Kamu kekantor kalau memang ada rapat yg penting atau semacamnya, setelah urusan Kk mu selesai dia yg akan mengambil alih kembali." Sedangkan di lain sisi seorang perempuan menunduk dengan tangan yg terpaut, entah berapa kali helaan nafas itu keluar secara tak sadar, ini bukan ranah nya, dan bukan... kemampuannya. 🦋🦋🦋🦋🦋🦋 Hallo READERS ini cerita pertamaku🫠 kalian dukung aku lewat Vote and Coment yaa.. Jangan lupa Folow akun akuu🩷 ada nya cerita ini karna kalian jugaa so... Selamat Membaca🧡
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dateline [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Silent Traces by the Sea
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Be My Wife
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • DOMINEX | The Crime Lock

Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines