The Attention Game

The Attention Game

  • WpView
    Reads 3,024
  • WpVote
    Votes 522
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 18, 2026
WpInfo
Fanfic
Bagi seorang Sean Dominic, hidupnya sudah diatur dengan presisi yang sempurna. Sebagai siswa peringkat pertama, ketua komite disiplin, dan calon penerus masa depan yang cerah, Sean membenci dua hal yaitu ketidakteraturan, dan Kale Nathaniel. Kale adalah definisi dari gangguan berjalan. Cowok itu selalu ada di mana pun Sean berada. Sialnya lagi, setiap kali Sean menunjukkan ketertarikan pada seseorang, Kale pasti akan maju paling depan untuk mendekati orang tersebut. Di mata Sean, Kale adalah rival egois yang sengaja ingin merusak kebahagiaannya. Namun, di balik senyum sinis dan aksi provokatifnya, Kale menyimpan rahasia besar. Dia tidak peduli pada orang-orang yang didekatinya. Targetnya dari awal hanya satu yaitu Sean. Kale tahu dia tidak akan pernah masuk ke dalam radar cowok sempurna itu dengan cara biasa. Maka, menjadi musuh adalah satu-satunya cara agar sepasang mata tajam milik Sean sudi menatap ke arahnya, meski tatapan itu penuh dengan kilat amarah. Berapa lama Kale bisa bertahan dalam sandiwara ini sebelum Sean menyadari bahwa selama ini, dialah umpan yang sebenarnya? 04 Juli 2026
All Rights Reserved
#3
seakeen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Given || Ju Jihoon
  • Journey
  • Rewriting The Villain (END)
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • KERSA NARENDRA
  • ENEMY [Keonhyeon]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Cupiditas Vitae [END]

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines