🚨Poltis/Homophobic dilarang mampir! Raden Janitra Mahawijaya terbiasa hidup untuk memenuhi ekspektasi. Nilai sempurna, beasiswa, kuliah, dan pekerjaan part-time. Tidak ada waktu untuk hal-hal yang dianggapnya tidak penting-termasuk piano yang sudah lama ia tinggalkan. Sampai Marvasta Dananjaya Mahawira, kapten UKM boxing yang pernah menjadi teman sebangkunya saat SD, kembali ke hidupnya. Marta terlalu berisik. Terlalu keras kepala. Dan terlalu perhatian. Janitra selalu menolak. Tapi Marta tidak pernah benar-benar pergi. Di antara luka di tangan seorang petinju dan nada piano yang lama terkubur, Janitra perlahan belajar bahwa mungkin... ia tidak harus menjadi sempurna untuk pantas dicintai. Some hands are bruised from fighting. Some notes are gentle enough to heal. 🚨 BxB 🐰 MarJames, slight HyeonKeon
More details