Hello! Sweet, Smile || Foxypan

Hello! Sweet, Smile || Foxypan

  • WpView
    Reads 1,501
  • WpVote
    Votes 385
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 2, 2026
WpInfo
Fanfic
"Some love stories don't start with a confession. They start with two houses standing side by side." Raylene itu tetangga yang agak emosian dan lemot, makanya Seth jailin dia mulu. Kalau Seth, dia mah biang keributan yang entah kenapa tidak pernah benar-benar pergi dari hidupnya Raylene. Jatuh cinta? Itu sih tidak pernah ada dalam list mereka. Sayangnya, semesta-dan dua rumah yang berdiri berdampingan-sudah lebih dulu punya rencananya sendiri.
All Rights Reserved
#92
sliceoflife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR, SENIOR | FOXYPAN [END]
  • Let's Not Fall In Love
  • Golden Hour
  • I Will Always Love You || Foxypan
  • The Shadowed Nexus | Seonghyeon Rora [End]
  • LOVE CONNECT • Foxypan
  • HIGH SOCIETY.
  • DUA CINCIN, DUA DUNIA | FOXYPAN X GAECATTZ
  • Dear, My March 2019 | Martin Edwards
  • stupid song

​Di SMA Seni Kirin, Seonghyeon hanyalah "anak beasiswa" yang menghuni sudut studio lukis yang berdebu. Baginya, Rora, sang ketua orkestra yang sempurna dan putri pemilik yayasan, adalah sosok yang mustahil dijangkau seperti bintang Namsan yang hanya bisa ia kagumi dari balik buku sketsanya. ​Namun, garis hidup mereka bersinggungan ketika Rora secara khusus memilih Seonghyeon untuk menggarap visual konser amal terakhirnya. Di balik kemegahan panggung dan tekanan keluarga konglomerat yang menuntutnya berhenti bermain musik, Rora menemukan bahwa hanya Seonghyeon si adik kelas yang pendiam yang mampu membaca kesepian dalam setiap nada biolanya. ​Di antara aroma cat minyak dan denting dawai biola, sebuah perasaan mulai tumbuh. Namun, di sekolah yang memuja kasta dan status, mampukah sketsa sederhana dari seorang adik kelas bersanding dengan melodi agung milik sang senior? ​"Jika dunia menuntutmu untuk berhenti bermusik, biarkan aku melukiskan keabadian untuk setiap nada yang kau mainkan, Kak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines