We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Anjas & Ayana

Anjas & Ayana

  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 16, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
Enemies to Lovers
Contract Relationship
Butuh uang. Itu yang saat ini menjadi prioritas seorang gadis bernama Ayana Kharisma Mentari atau yang sering dipanggil dengan nama Ana. Ibunya sakit dan butuh segera penangananan. Pucuk di cinta ulam pun tiba, Ana tiba-tiba mendapatkan tawaran dengan bayaran yang tidak main-main. Tawaran itu datang langsung dari bos tempat ia bekerja, Maharani Binti Sanusi. Namun ada harga ada rupa. Pun dengan tawaran dari Maharani. Seluruh biaya pengobatan dan perawatan ibunya akan Maharani tanggung dengan satu syarat, Ana harus merayu Anjas yang merupakan anak kandung dari Maharani, anak laki-laki satu-satunya. Bukan tanpa alasan, Maharani menginginkan Anjas untuk segera menikah agar perusahaan baru sang suami, Ardiyaksa, tidak jatuh ke tangan Husna, yaitu istri kedua dari Ardi. Namun, bisakah Ana yang polos dan sederhana itu mampu merayu Anjas dan bisa memiliki anak? Sebab apabila Ana berhasil memiliki anak dari Anjas akan semakin banyak keuntungan materi yang akan dia dapatkan dari Maharani.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Círculo del Destino
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]
  • Clause of Us
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • Silent Traces by the Sea
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • ONESHOOT 21+
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines