"Sabda Kedhaton sampun katetepaken. Mboten wonten satunggal tiyang kemawon ingkang saged mbantah."
Raden Mas Adhikara Dohoon Wiratama, Putra Mahkota Keraton Adiningrat, tumbuh dgn keyakinan bahwa seorang pewaris takhta tak pernah memiliki hak utk menentukan takdirnya sendiri.
Sementara Kanjeng Ayu Ahyeon Laras Kirana, putri Keraton Jayasari, dididik utk menjunjung tinggi ajining kraton, bahkan jika harus mengorbankan kebahagiaannya.
Ketika sebuah Sabda Kedhaton dititahkan, dua wangsa dipersatukan melalui bebrayan yg tak mampu mereka tolak.
Pernikahan itu bukan awal dari sebuah cinta.
Melainkan awal dari dua hati yg saling menolak.
Di balik megahnya pendhapa, indahnya regol, dan kokohnya tembok kedhaton, tersimpan lelakon yg tak pernah diketahui rakyat. Rahasia yg terkubur selama puluhan tahun, perebutan takhta, serta pengkhianatan yg mengancam runtuhnya kehormatan kerajaan.
Apa yang bermula karena dhawuh Sang Prabu, mungkinkah berakhir dengan tresna sejati?
Atau...
Akankah mereka tetap menjadi dua insan yg dipersatukan oleh sabda, namun tak pernah dipersatukan oleh hati?
"Ing ngarsaning Sabda Kedhaton, sedaya kedah manut. Nanging, sinten ingkang saged ngalang-alangi tekane tresna?"
All Rights Reserved