Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Mine And Only You

Mine And Only You

  • WpView
    LECTURAS 4,346
  • WpVote
    Votos 128
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContenido adultoConcluida dom, ago 2, 2026
WpInfo
Ficción
LGBTQIA+
Gay
Asexual y Aromántico
Romance
Etiquetaswilliamest
Baca aja ya,harap bijak dalam membaca adegan nc++🔞🔞🔞‼️
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [JuniorMark] Antara Dua Perkara
  • Obsessed (Jimmysea) 18+
  • Please enjoy ride it...!!! My heart is his,but he not mine || Williamest || BL
  • OHMPOON ONESHOOT STORIES
  • The Ceo Rules (Firstkhaotung)
  • Bunny Business (WilliamEst)
  • Meet again.
  • THE ANDROLOGY PROTOCOL (JIMMYSEA)
  • SCENT ABOVE HIERARCHY (JoongDunk)
  • BOOMERANG [CHANBAEK] ✔

Di koridor Pengadilan Kriminal Ratchadaphisek yang penuh tekanan, dua bintang hukum muda kembali dipertemukan dalam sebuah pertarungan intelektual. Junior Panachai, seorang pengacara ceria berjuluk "Matahari", harus berhadapan dengan rival abadinya, Mark Jiruntanin, seorang jaksa dingin dan tak tersentuh yang dikenal sebagai "Bulan Dingin". Persaingan mereka bukanlah hal baru; sejak SMA hingga kuliah di Universitas Chulalongkorn, keduanya selalu berebut posisi puncak di papan peringkat. Bagi Junior, Mark adalah tembok besar yang harus ia runtuhkan dengan argumen-argumen presisinya. Namun, di balik sikap kaku dan tatapan tajamnya, Mark menyimpan rahasia yang terkubur rapat. Mark sengaja memelihara rivalitas tersebut karena hanya dengan menjadi lawan, ia memiliki alasan untuk tetap berada di orbit sang "Matahari". Di balik jubah jaksanya yang angkuh, Mark sebenarnya adalah pengagum rahasia yang terbelenggu oleh perasaan yang jauh lebih dalam dari sekadar persaingan. Saat palu hakim diketuk, dimulailah sebuah persidangan di mana batas antara kebencian profesional dan pemujaan dalam diam menjadi semakin kabur.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido