Di koridor Pengadilan Kriminal Ratchadaphisek yang penuh tekanan, dua bintang hukum muda kembali dipertemukan dalam sebuah pertarungan intelektual. Junior Panachai, seorang pengacara ceria berjuluk "Matahari", harus berhadapan dengan rival abadinya, Mark Jiruntanin, seorang jaksa dingin dan tak tersentuh yang dikenal sebagai "Bulan Dingin". Persaingan mereka bukanlah hal baru; sejak SMA hingga kuliah di Universitas Chulalongkorn, keduanya selalu berebut posisi puncak di papan peringkat. Bagi Junior, Mark adalah tembok besar yang harus ia runtuhkan dengan argumen-argumen presisinya. Namun, di balik sikap kaku dan tatapan tajamnya, Mark menyimpan rahasia yang terkubur rapat. Mark sengaja memelihara rivalitas tersebut karena hanya dengan menjadi lawan, ia memiliki alasan untuk tetap berada di orbit sang "Matahari". Di balik jubah jaksanya yang angkuh, Mark sebenarnya adalah pengagum rahasia yang terbelenggu oleh perasaan yang jauh lebih dalam dari sekadar persaingan. Saat palu hakim diketuk, dimulailah sebuah persidangan di mana batas antara kebencian profesional dan pemujaan dalam diam menjadi semakin kabur.
Más detalles