Bagi Anin, menjadi bayang-bayang di balik gemerlap saudaranya adalah takdir yang dia terima dengan pasrah. Dia adalah sunyi yang tak terjamah, seorang wanita yang dianggap 'terlambat' oleh dunia, hingga orang tuanya memutuskan untuk mengakhiri kesendirian itu dengan sebuah perjodohan.
Anin tidak menolak, bukan karena dia setuju, melainkan karena dia terlalu takut untuk mengecewakan.
Pernikahannya dengan Kafka adalah sebuah panggung sandiwara. Mereka hidup berdampingan sebagai orang asing yang terikat hukum, mencoba menjalani hari demi hari tanpa pernah benar-benar menoleh satu sama lain. Anin menyimpan seluruh harapannya dalam sunyi, berharap waktu akan menumbuhkan benih kasih yang tak pernah ada.
Namun, tepat lima bulan pernikahannya, segala ilusi itu pecah.
Saat Anin mendapati Kafka berdiri dengan wanita lain-wanita yang disebut sebagai kekasih hatinya-dunia Anin tidak hancur dengan teriakan. Dia hanya tersadar, selama ini dia bukan hanya berada di pernikahan tanpa cinta, tapi dia juga sedang mencintai seseorang yang hatinya telah lama dimiliki oleh orang lain.
Kini, Anin harus bertanya pada dirinya sendiri, apakah selama lima bulan ini dia memang pernah benar-benar menjadi istri, atau dia hanyalah tamu asing yang tak sengaja menetap di hidup suaminya?
🍀🍀🍀
6 Juli 2026
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang