We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Fireflies in the Lavender Field

Fireflies in the Lavender Field

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 19, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Bunga banyak jenis, banyak juga simbol yang tersendiri. Terutama bunga lavender, ia memiliki simbol " keindahan yang penuh harapan dan kemurnian jiwa". Bunga lavender ini memiliki pengabdian yang baik, akan tetapi... apakah ini berlaku untuk anak yang terluka diusia dini? apakah simbol ini hanya untuk beberapa anak yang sempurna? Di dunia yang kejam ini, ada anak-anak yang hanya ingin hidup bahagia. Sayangnya, hanya pilihan takdir yang selalu tau harus apa. Takdir kemudian mempertemukan tiga anak kecil di sebuah tempat yang tak pernah mereka sangka. Sejak saat itu, hidup mereka mulai berubah. Bersama, mereka harus melewati setiap rintangan yang perlahan menguji arti persahabatan dan harapan. Setiap rintangan memiliki celah kecil yang dapat merubah semuanya. Perubahan sekecil apa-pun dapat mengubah arah kehidupan, tergantung apakah kita memilih melangkah menuju kebenaran... atau kesalahan. Seperti kunang-kunang yang tetap bersinar di tengah gelapnya malam, mampukah mereka tetap menemukan cahaya... atau justru padam sebelum impian mereka tercapai? *start :⁰5 juli ²⁰26 *end : --
All Rights Reserved
#331
plotwist
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PERJODOHAN
  • Teman Kecilku
  • Daddy's Little Sunshine
  • 𝐎𝐍𝐄 𝐒𝐇𝐎O𝐓🔞 •VKOOK
  • Transmigrasi Ke Novel ABO? (GXB🔞)
  • Autumn's Concerto
  • Abang Toke in Love
  • Transmigrasi Little Mommy
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • the protective myhusband

"Kakek, aku nggak mau dijodohkan!" Tolak Zayn, suaranya meninggi menahan amarah yang siap meledak. ​Sang kakek menatap cucu tunggal sekaligus pewaris tunggalnya itu dengan pandangan jengah. "Zayn, sampai kapan kamu mau begini terus? Kamu satu-satunya harapan Kakek, dan umurmu sudah hampir tiga puluh tahun!" ​"Terserah Kakek. Zayn capek." ​Tanpa memedulikan panggilan sang kakek, Zayn melangkah lebar menaiki tangga. Dentuman keras pintu kamar yang dibanting menjadi penutup perdebatan malam itu. Di balkon kamar, setelah melempar jasnya asal-asalan, Zayn menyalakan sebatang rokok. Tatapannya menatap tajam ke langit malam, dipenuhi rasa frustrasi yang mendalam. ​Dia adalah Zayn. Pria yang punya segalanya, kecuali kebebasan memilih takdirnya sendiri. WARNING 21+🚫🔞 BACA SELANJUTNYA.......

More details
WpActionLinkContent Guidelines