Bukan Yang Pertama

Bukan Yang Pertama

  • WpView
    LECTURES 31,673
  • WpVote
    Votes 2,244
  • WpPart
    Chapitres 46
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., sept. 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Seconde Chance
Bébé Secret / Surprise
​Kania tahu posisinya sejak awal. Hubungan singkat di antara ia dan Hanan hanyalah sebuah persinggahan sementara, pengisi kekosongan di masa delapan bulan pria itu asing dari kekasihnya. Kania tidak pernah meminta lebih, hingga sepasang garis merah di atas alat uji kehamilan menjungkirbalikkan dunianya. ​Bagi Hanan, janin di rahim Kania adalah kesalahan yang mengancam reputasi. Bagi Hanan, wanita yang pantas bersanding di sisinya hanyalah Maraya-kekasih delapan tahun yang kini juga tengah mengandung darah dagingnya. Pria itu memilih tanggung jawab tanpa cinta, menawarkan pengakuan untuk sang anak namun menutup rapat pintu hatinya bagi Kania. ​Terjebak dalam pusaran takdir yang abu-abu, Kania dipaksa berdiri tegak di balik bayang-bayang pernikahan Hanan dan Maraya. Menjadi ibu tanpa status istri, sekaligus menghadapi gairah rumit dan sisa hasrat masa lalu yang kerap datang tanpa permisi. Kania harus memilih; bertahan dalam siksaan komitmen sepihak demi sang buah hati, atau melangkah pergi ke luar dari lingkaran itu demi menyembuhkan harga dirinya yang telah habis tak bersisa. [Don't copy my story!]
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Distance Between US
  • Married by Accident
  • THEATER ONE
  • Slowly [✓]
  • PASSACAGLIA [END]
  • 𝑩𝒆𝒉𝒊𝒏𝒅 𝑻𝒉𝒆 𝑾𝒉𝒊𝒕𝒆 𝑪𝒐𝒂𝒕
  • DEADLY LIGHT
  • Beautifully Messy [END✔]
  • Hanya Menikah
  • Strawberry Sunday

Bagi Bianca, pernikahan di usia dua puluh delapan tahun dengan pria pilihan orang tuanya adalah sebuah transaksi yang menguntungkan. Wiraka, sang suami yang terpaut usia dua belas tahun lebih tua, langsung bertolak kembali ke Dubai demi urusan bisnis setelah janji suci diucapkan. Jarak ribuan kilometer di antara Jakarta dan Dubai menjadi sekat yang sempurna bagi Bianca untuk tetap menikmati kebebasan, tanpa perlu terusik oleh bayang-bayang kewajiban sebagai seorang istri. ​Selama tiga tahun penuh, Bianca merasa aman di balik status pernikahan jarak jauh yang semu ini. Pria matang itu hanya hadir dalam bentuk suara yang tertata rapi, tenang, dan berjarak dari seberang ponsel. ​Hingga pada suatu malam, ketukan di pintu rumah mengubah segalanya. ​Wiraka berdiri di sana, kembali setelah tiga tahun lamanya tanpa peringatan, membawa pulang seluruh wibawa dan hak mutlaknya yang sempat tertunda. Kepulangan sang suami yang tiba-tiba bukan lagi sekadar kunjungan singkat, melainkan awal dari tuntutan konkrit akan sebuah komitmen yang sesungguhnya. Di hadapan ketenangan Wiraka yang mendominasi, Bianca mendapati dunianya yang bebas perlahan menyempit, menyisakan ketegangan intim yang tak lagi bisa ia hindari di setiap sudut kamar yang kini mereka bagi bersama. [Don't copy my story!]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu