The Sin Of Kalantaka

The Sin Of Kalantaka

  • WpView
    Lecturas 12
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 28
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 17, 2026
WpInfo
Ficción
Fantasía
Fantasía Oscura
Acción y Suspenso
Romance
(OG-Ann Aizawa) Apakah kalian percaya pada reinkarnasi? Bahwa di kehidupan yang sekarang adalah bentuk penebusan/cara semesta memberi kesempatan untuk memperbaiki segala dosa di masa lalu? Di sini, kita akan lihat bagaimana seorang pemuda penuh dosa yang harus menjalani hukuman karmanya selama 1000 tahun di Kalantaka (neraka). Namun, baru berjalan lima ratus tahun-tepat di tengah masa hukumannya-sebuah jimat sakral yang menjadi pembatas antara alam baka dan dunia manusia mendadak dicuri oleh iblis. Tatanan kehidupan pun berubah kacau. Dengan terpaksa para petinggi alam baka harus memilih sang pemuda abadi yang belum pernah merasakan reinkarnasi ini, mengemban misi untuk merebut kembali pembatas realitas tersebut sebelum semuanya runtuh.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • A Family of Villains
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • Sin of The Villainess
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido