Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
Kanaya Yang Tak Terbaca

Kanaya Yang Tak Terbaca

  • WpView
    Leituras 8
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jul 8, 2026
WpInfo
Ficção
Temas Sociais
Cultura e Identidade
Mistério
Bagi orang awam, nama Kuncoro adalah sinonim dari kuasa, angka-angka saham yang meroket, dan privilese yang tidak berseri. Namun bagi Kanaya Senandika Kuncoro, nama itu tak lebih dari sebuah rantai besi yang dingin. Lahir di Jakarta pada tahun 2009 sebagai sebuah 'kekhilafan' di tengah puncak karier Deandra Rajevan Kuncoro dan Nayana Priyanka Kuncoro, Kanaya tumbuh seperti sebuah catatan kaki yang tidak penting dalam buku sejarah kejayaan keluarganya. Di saat Devan dan Aletta sibuk beradu ambisi demi validasi, Kanaya memilih mundur ke sudut paling sunyi. Dunianya hanya berputar pada aroma kertas buku-buku tua dan goresan kuas yang membentuk warna-warna bisu di atas kanvasnya. Di rumah megah kawasan Jakarta Selatan itu, dia adalah orang asing yang tak pernah berhak duduk di meja makan yang sama. Tempatnya adalah di belakang, terisolasi, dipantau secara digital seperti seorang tahanan. Namun, ketika gerbang SMA internasional itu terbuka, Jakarta menawarkan sisi lain bagi Kanaya. Di sana, di antara tawa lepas Giska yang tak pernah gentar oleh gertakan, mata peka Revan yang selalu menangkap kesedihannya, dan lelucon konyol Dika, Kanaya menemukan bahwa dia tidak perlu menjadi robot tanpa cela untuk bisa berharga. Dia hanya perlu menjadi Kanaya, gadis yang sedang mengeja arti kebebasannya sendiri. ​"Kalian sibuk menghitung angka di papan saham dan memoles citra di depan media, sampai lupa kalau anak bungsu kalian ini manusia, bukan salah satu dari aset perusahaan Papa." - Kanaya Senandika Kuncoro
Todos os Direitos Reservados
#17
​fiksiremaja
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • After the Fall
  • The Pinky Boy
  • Trouble Maker[END]
  • Lysander Lowell De Villiers
  • PROYEK SATU TAHUN
  • ELION (bl)
  • Auto Save!
  • Target Si Supir [END]
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Tresna Kang Tinatih Ing Alas Jati

Zein Alastair Lucien Ashton. Ketika dia masih kecil dan masih belum mengerti apa-apa, seluruh anggota keluarganya pergi meninggalkan dia untuk membawa kakak keduanya yang saat itu sakit parah berobat ke luar negeri dan dia ditinggalkan bersama para pekerja di rumah besar keluarga mereka. Zein tumbuh tanpa figure keluarga, hanya dibesarkan oleh para pelayan. Dia anak baik dan ceria meskipun tumbuh tanpa keluarganya. Mereka pulang sekali dalam beberapa tahun dan setiap kepulangan mereka langsung disambut dengan baik oleh Zein, namun mereka berubah... Entah karena tak lagi merasa sayang karena sudah lama tak bersama ataukah karena ada sosok yang lebih butuh daripada Zein. Hingga akhirnya setelah sebelas tahun berlalu, si anak tengah dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Mereka memutuskan untuk pulang, mengejutkan Zein dengan kepulangan mereka sambil membawa banyak sekali hadiah untuk si bungsu dan berbagai rencana kegiatan yang akan mereka lakukan. Namun hari itu, saat mereka tiba... Tidak ada sambutan, tidak ada pelukan. Suasana rumah besar itu sepi tanpa kehadiran Zein. Mereka bertanya-tanya, ke mana anak itu pergi? Namun para pelayan hanya mengatakan bahwa sang tuan muda tak pernah pulang dalam waktu beberapa bulan terakhir. Bukan karena dia kabur dari rumah, bukan karena dia pergi untuk kebebasan dalam kenakalannya. Tapi dia pergi karena 'Mentalnya' harus mendapatkan perawatan. Sebuah kejadian di suatu hari yang suram membuat Zein kehilangan kewarasannya hingga semua pelayan memutuskan untuk mengirimnya ke sebuah tempat yang bernama 'Rumah Sakit Jiwa.' Dan lebih dari semua itu, keluarganya tidak mengetahui apa pun selama ini. #1Trauma🥇 #1Mental🥇 #1Keluarga🥇 #1Zein🥇 #1Brothership🥇 #1Bungsu🥇 #1Adik🥇 Ditulis pada Senin, 19 Januari 2026- Rabu, 03 Agustus 2026 Dipublikasikan pada Senin, 16 Maret 2026-

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo