My Enemy Thanks Wound
"Lo pikir Lo siapa hingga gua dan semua orang harus takut sama lo?!" - Nala
Dia Felicia Nala Stefani, cewek cantik dan pintar langganan olimpiade sekaligus ketua OSIS di sekolahnya. Nala itu angkuh, Nala itu ambisius dan Nala itu keras kepala.
"Cewek sialan, lo tunggu pembalasan gua!!!" - Alan
Dia Sebastian Alan Winata, cowok tampan dan kaya raya ketua geng motor sekaligus langganan guru BK di sekolahnya. Alan itu dingin, Alan itu kasar, dan Alan itu tidak suka dibantah
Jika Nala itu good girl, maka Alan itu badboy.
jika Alan itu bebas, maka Nala itu penuh kekangan.
Tidak, mereka tidak saling mengenal bahkan bertegur sapa saja tidak pernah. Namun semua berubah semenjak Nala terpilih menjadi ketua OSIS.
Nala mau tak mau harus berurusan dengan para anggota Graventas terutama Alan yang selalu berbuat onar di sekolahnya. Itulah sebabnya mereka selalu bertengkar dan adu mulut setiap kali bertemu. Ya bisa dibilang mereka bermusuhan
Namun semua seakan berubah dengan cepat setelah kejadian itu
Menjaga kedamaian setiap acara di sekolahnya itu adalah tugasnya. Termasuk mengawasi apa saja yang dilakukan Alan dan teman-temannya yang menurutnya mencurigakan. Tapi, hal tersebut justru menjadi awal kehancurannya
"Puas lo puas udah hancurin hidup gua, dan masa depan gua! Jika ini rencana lo, Selamat lo berhasil, rencana lo sempurna"
••••••
#Disarankan untuk 17+
#typo bertebaran
#cerita murni dari imajinasi saya
#jika ada kesamaan nama tokoh, tempat atau sebagainya itu hanyalah kebetulan belakang