Mulianingrum, wanita yang namanya bermakna berbudi luhur dan berhati mulia. Di matanya terpancar kelembutan, namun di dalam dadanya tersimpan luka batin yang tak terlihat mata. Didiagnosis menderita PTSD akibat perlakuan kejam masa kecilnya, ia perlahan mulai mengingat kembali kepingan-kepingan masa lalu yang sengaja dikubur dalam-dalam.
Di sampingnya berdiri Arga Narendra, pria yang diam-diam mencintainya, namun tak berani mendekat karena takut tak mampu menjaganya. Di dalam mimpinya, ia melihatnya memberi salam - seolah memberi pertanda, namun di dunia nyata, jarak dan rasa takut seakan memisahkan mereka.
Sementara itu, bayang-bayang masa lalu hadir kembali lewat Mufida, kakak angkatnya yang menyimpan luka batin serupa namun berwujud amarah yang meledak-ledak. Di antara keinginan untuk memaafkan dan rasa takut terluka kembali, Lia harus memilih: melupakan segalanya, atau menghadapi kebenaran yang perlahan terungkap.
Sebuah kisah tentang luka, pengampunan, dan cinta yang tak berani terucap. Tentang seorang wanita yang membawa kedamaian bagi orang lain, namun masih berjuang mendamaikan dirinya sendiri.
✍️ KARYA PENA SUPIAH.
⚠️Cerita ini murni hasil pemikiran saya sendiri. Jika terdapat kesamaan nama, tokoh, atau alur, hal itu murni merupakan ketidaksengajaan.
RANK🏅
# 1 in Arga (29-07-2026)
# 1 in Kanaya (29-07-2026)
# 2 in Anakkonglomerat (01-08-2026)
START: 01-08-2026
All Rights Reserved