kita yang gak pernah selesai
Kadang, yang paling sakit bukan kehilangan-
tapi dipaksa berhenti saat semuanya belum selesai.
Aqeela gak pernah nyangka...
orang yang paling dia perjuangin dulu,
bakal jadi orang yang harus dia lupain sekarang.
Harry juga sama.
Bukan karena gak cinta-
tapi keadaan maksa dia buat pergi.
Waktu berlalu.
Mereka tumbuh, berubah, dan pura-pura baik-baik aja.
Sampai akhirnya...
semesta mempertemukan mereka lagi.
Di saat perasaan itu masih ada.
Tapi posisi mereka... udah gak sama.
"Kalau kita dipertemukan lagi,
apa itu berarti kita harus kembali...
atau justru belajar benar-benar mengikhlaskan?"
Ini bukan cerita tentang cinta yang sempurna.
Ini cerita tentang dua orang...
yang gak pernah benar-benar selesai.