We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SESI POTRET

SESI POTRET

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 7, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
"Katanya, pulang itu sederhana. Nyatanya, tidak semua orang masih punya tempat untuk pulang." Raka adalah anak pertama yang memilih merantau ke ibu kota demi mengubah kehidupan keluarganya. Setiap kali ibunya menelepon, hanya ada satu permintaan yang selalu diucapkan. "Kalau sempat, pulang ya. Ibu pengin kita foto keluarga lagi." Raka selalu mengiyakan, tetapi tak pernah benar-benar pulang. Baginya, membawa banyak uang lebih penting daripada pulang dengan tangan kosong. Satu tahun berlalu. Dua tahun. Tiga tahun. Ia akhirnya berhasil mendapatkan pekerjaan impiannya. Bonus pertama langsung ia gunakan untuk membeli oleh-oleh, kamera baru, dan pakaian seragam keluarga. Kali ini ia ingin memenuhi janjinya. Ia ingin mengajak ayah, ibu, dan adiknya melakukan sesi potret keluarga yang selama ini tertunda. Namun ketika mobil yang ditumpanginya memasuki desa, tak ada senyum yang menyambut. Rumahnya dipenuhi pelayat. Ibunya telah mengembuskan napas terakhir dua hari sebelumnya, setelah berbulan-bulan menahan sakit tanpa pernah menceritakannya kepada Raka. Di kamar sang ibu, Raka menemukan sebuah kotak kayu. Di dalamnya tersimpan ratusan foto dirinya sejak kecil, beserta secarik surat. "Ibu cuma ingin satu foto keluarga terakhir. Kalau ternyata kita tidak sempat, tidak apa-apa. Yang penting kamu hidup bahagia, Nak." Hari itu, Raka menangis sejadi-jadinya. Kamera baru yang ia beli tak pernah digunakan. Sesi potret yang ia impikan akhirnya hanya terjadi di depan makam sang ibu, dengan sebuah bingkai foto keluarga lama yang telah memudar dimakan waktu. Sejak saat itu, Raka mengerti bahwa tidak semua penyesalan diberi kesempatan untuk diperbaiki.
All Rights Reserved
#768
penyesalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Pinky Boy
  • After the Fall
  • Tresna Kang Tinatih Ing Alas Jati
  • Trouble Maker[END]
  • ELION (bl)
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Target Si Supir [END]
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Auto Save!
  • PROYEK SATU TAHUN

"Kalau bumi cuma punya warna hitam, maka dunia gue harus murni warna PINK, titik!" Michael itu cowok pencinta warna pink mentok. Pokoknya semua barangnya harus warna merah muda. Tapi gara-gara satu insiden, jiwanya malah nyasar ke tubuh Mishael Ryder Astara, anak bungsu keluarga konglomerat yang kaku, dingin, dan kamarnya cuma dipenuhi warna abu-abu sama hitam pekat. Mansion Astara yang biasanya sunyi dan menegangkan seketika gempar karena ulah si bungsu 'baru'. Daddynya yang penguasa bisnis kejam dan para abang kandungnya yang sangar dibuat pening karena Michael nekat merombak estetika rumah. Dari minta seprai gambar stroberi, pakai hoodie pink fanta di meja makan, sampai merajuk manja minta dibeliin mobil warna merah muda. "Dad, abang ... mulai besok semua ruang rapat di rumah ini harus dicat warna baby pink, ya?" Awalnya mereka syok berat menghadapi perubahan ajaib ini. Tapi, pesona imut Michael pelan-pelan malah meluluhkan hati dingin mereka. Dinasti Astara yang ditakuti banyak orang sekarang berubah jadi sekumpulan pria bucin yang rela memakai dasi pink fanta saat rapat besar demi menyenangkan si bungsu kesayangan mereka. ____________________________ PENASARAN?? Yuk baca! JANGAN LUPA DISAMBUT DENGAN FOLLOW, VOTE, KOMEN, DAN SHAREE YAA!! ‼️ BROTHERSHIP/FAMILYSHIP NOT BL ‼️ ⚠️ Tidak menerima plagiat dalam bentuk dan jenis apapun! ⚠️ Terdapat kata-kata kasar, bijak dalam memilih bacaan! ⚠️ Cerita ini murni ide pikiran sendiri, jika ada kesamaan nama atau tokoh berarti murni kebetulan yang tidak disengaja. ⚠️ Cover by Pinterest dan sedikit editan Canva. Start : Kamis, 23 Juli 2026 Finish :

More details
WpActionLinkContent Guidelines