Hujan turun tanpa suara malam itu. Lampu-lampu neon di Distrik Pusat memantul di jalanan basah, sementara layar raksasa di setiap sudut kota menampilkan berita yang sama- "Kasus peredaran narkotika sintetis meningkat drastis dalam tiga bulan terakhir." "Pemerintah menetapkan status darurat nasional." "Kartel pengedar narkoba diduga telah menyusup ke seluruh distrik di benua Decelis." Tak ada yang tahu dari mana kartel itu berasal. Tak ada wajah. Tak ada nama asli. Hanya kehancuran yang menyebar perlahan seperti racun. Militer disetiap distrik telah mencoba mencoba menghancurkan mereka berkali-kali. Mengirim pasukan terbaik. Agen elit. Bahkan unit khusus militer. Semuanya gagal. Sampai akhirnya, Divisi Intelijen Pusat menjalankan proyek rahasia yang tak pernah tercatat dalam arsip negara. *PROJECT : PHOENIX* Ratusan nama dieliminasi. Ribuan kemampuan dibandingkan. Sampai akhirnya ditemukan tujuh orang dengan keahlian berbeda yang anehnya... saling melengkapi. Mereka tidak dipilih karena sempurna. Mereka dipilih karena berhasil bertahan. Hingga tak seorang pun menyadari satu hal- Musuh terbesar mereka bukan kartel itu. Melainkan luka yang mereka bawa sejak lama. Karena sebelum menjadi agen rahasia, mereka hanyalah manusia yang pernah hancur oleh dunia. Dan saat ketujuh hidup itu dipaksa berjalan dalam satu tim, perlahan rahasia demi rahasia mulai terungkap. Tentang masa lalu. Tentang pengkhianatan. Tentang alasan mengapa mereka dipilih. Serta fakta bahwa mungkin... sejak awal, mereka semua hanyalah bidak dalam permainan pemerintah. Highest rank : 🏅# 2 - Jungwon (170526) 🏅# 3 - Jungwon (180526) 🏅# 1 - Enhypen (210526)
More details