Jangan Lupa Pulang

Jangan Lupa Pulang

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 10, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Love Triangle
Slice of Life
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Nayra Aluna Arunika mendapatkan pekerjaan di kota tempat kakek dan neneknya tinggal. Kota itu bukan tempat asing baginya, karena di sanalah kenangan masa kecilnya tersimpan. Ketika mengetahui kakek dan neneknya mulai menua, Nayra memutuskan untuk tinggal bersama mereka. Keputusan itu tidak mudah, sebab ia harus berjauhan dengan ayah dan ibunya yang berada di kota berbeda. Namun, bagi Nayra, keluarga adalah alasan terbesar untuk pulang. Ia ingin menemani dan merawat dua orang yang telah memberikan begitu banyak kasih sayang dalam hidupnya. Kehidupan barunya perlahan membawa Nayra kembali pada kenangan lama. Hingga suatu hari, ia dipertemukan kembali dengan teman-teman masa kecilnya-orang-orang yang dulu mengisi hari-harinya dengan tawa, tetapi kini telah berubah oleh waktu. Termasuk seseorang dari masa lalunya yang kini hadir sebagai sosok berbeda. Lebih dewasa, lebih sulit ditebak, dan menyimpan perasaan yang mungkin tidak pernah benar-benar hilang. Nayra mengira kepindahannya hanya tentang pekerjaan dan keluarga. Namun ternyata, kota itu membawanya kembali pada cerita lama yang belum selesai, rahasia yang tersembunyi, dan seseorang yang tidak pernah benar-benar siap melepaskannya.
All Rights Reserved
#740
romace
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Círculo del Destino
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Clause of Us
  • Under The Authority Of Senopati
  • Mas Bupati
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+] END
  • Night Calls
  • A Matchmaker's Quest [END]
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines