Polyglot

Polyglot

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 17, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Psychological
Social Themes
Abuse and Trauma
"Dalam periode liminal antara Dunia yang damai dengan Dunia kehancuran, aku terlahir ke bumi ini dengan kemampuan spesial yang masih belum aku ketahui!..." "setidaknya itu lah yang aku yakini..." Awan Elvano, seorang remaja yang baru saja memasuki kelas 1 SMP dengan kepribadian yang Eksentrik dan Generalis. Hari-hari nya biasa diawali dengan bangun kesiangan sebelum masuk sekolah lantaran kebiasaannya menulis novel untuk memenuhi salah satu hobi favoritnya. Awan memiliki kepribadian yang unik dan sangat unik dimana, imajinasi nya sering kali keluar dari kepalanya secara berlebihan yang disebut 'omong kosong'. Namun siapa yang tahu apa penyebab dari munculnya keunikan-keunikan dalam kepribadian Awan. Awan terus berpegang teguh pada apa yang dirinya yakini demi bertahan dari semua yang dialaminya. Cerita ini akan menyoroti bagaimana lingkungan tempat tinggal dapat mengubah sifat anak dengan begitu mudahnya. Dari yang sebelumnya baik hati menjadi jahat atau mungkin sebaliknya. Dan mungkin alurnya tidak akan sama dengan apa yang orang lain harapkan. Entah bagaimana, namun dia bisa bertahan dari semua itu.
All Rights Reserved
#63
psychology
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Stuck Between The Pags
  • Side Character Syndrome
  • Welcome Home, Guiliano.
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • SALAH OBAT
  • Second House√
  • AVISENA
  • XAVIER : The Silent Guardian

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines