Obsesi Dalam Diam

Obsesi Dalam Diam

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jul 8, 2026
Bagi ribuan penggemar di dunia maya, Chava De Noisè adalah sosok gadis impian yang memikat hati lewat suaranya. Namun di balik layar, ia hanyalah seorang gadis yang sering merasa kesepian, terutama dengan kakaknya, Luthan De Noisè, yang menetap jauh di Singapura dan hanya bisa memantau kehidupannya lewat panggilan telepon singkat. Di tengah kesibukan sebagai VTuber, muncul Revan Valentine-rekan kolaboratornya yang dikenal dingin, perfeksionis, dan sulit ditebak. Revan memendam perasaan yang jauh lebih dalam daripada sekadar rekan kerja, namun ia memilih untuk memendamnya di balik topeng kesombongan tsundere-nya. Ia lebih memilih melontarkan kritik tajam saat Chava melakukan kesalahan teknis, daripada jujur bahwa hatinya berdegup kencang setiap kali Chava tertawa di ruang obrolan mereka. Namun, perlindungan Revan yang diam-diam-seperti memastikan Chava selalu aman dan perhatian-perhatian kecil yang terselubung dalam sarkasme-mulai menimbulkan percikan yang tak bisa lagi disembunyikan. Di perpustakaan kampus Sastra Jepang yang menjadi tempat mereka sering bertemu, topeng dingin Revan mulai retak. Ketika batasan antara rekan virtual dan gairah nyata memudar, Chava menyadari bahwa Revan tidak lagi berniat membiarkan perasaannya diam. Revan mulai menuntut lebih dari sekadar kolaborasi; ia menginginkan pengakuan yang selama ini hanya tersimpan dalam diam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Be My Wife
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • The Dateline [END]
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Silent Traces by the Sea
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines