The Heirs of Love

The Heirs of Love

  • WpView
    Membaca 85
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jul 21, 2026
Naresh dan Jeandra saudara sepupu yang tumbuh bersama lukanya masing-masing. Naresh tumbuh dan dibersarkan oleh Opa dan Omanya yang sangat menyayanginya. Namun, Naresh punya masa lalu kelam yang hampir membuatnya menyerah menjalani hari-harinya. Sementara Jeandra mendapatkan perlakukan berbeda dari Opa dan Omanya. Ia menjadi cucu yang terbuang. Sampai akhirnya, Jeandra bertemu dengan seorang gadis bernama Karin yang membuatnya hari-harinya terasa lebih berharga. Sayangnya, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa Naresh dijodohkan dengan Karin. Siapa yang akan mengalah? Siapa yang bisa mendapatkan hati Karin?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#21
aespa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love me or die
  • Jodoh Pilihan Mama
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • MINE [Keonhyeon]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Possessive Male Lead
  • TOXIC BOYFRIEND
  • The Servant [James Harem]
  • CONTROLLED CHAOS
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan