We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pesawat Kertas Pembawa Mimpi

Pesawat Kertas Pembawa Mimpi

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Romance
Ini adalah kisah Annisa Nur Halimah, gadis cerdas berbakat seni yang awalnya tak ingin masuk pesantren, namun di sana ia menemukan ilmu tinggi, cita‑cita melanjutkan studi ke Kairo, serta cinta pertamanya pada Gus Syarif-putra pengasuh sekaligus pengajar yang tegas. Rasa itu ia sampaikan lewat pesan terselip pesawat kertas, namun justru berujung teguran keras demi fokus mimpinya. Ketika Annisa berangkat ke Mesir, surat perpisahan Gus Syarif baru menyadarkan keduanya akan perasaan yang terlambat terucap. Empat tahun belajar bersama sahabat karib "Empat Sekawan" di Kairo mengubahnya menjadi wanita dewasa, mandiri, dan tangguh. Kepulangannya membawa kejutan pahit: Gus Syarif telah menikah. Ia berusaha melupakan, namun takdir mempertemukannya dengan Gus Syarif kembali di pondok-kini sebagai pekerja, sementara istrinya Ning Layla dipenuhi prasangka dan kecemburuan yang memicu kesalahpahaman serta fitnah bertubi‑tubi. Saat Annisa mulai bangkit dan sukses membangun usaha busana sendiri, kecelakaan membawa takdir baru: ia bertemu Gus Khalil, pria bijaksana, bertanggung jawab, dan tulus yang perlahan menyembuhkan luka hatinya. Akhirnya Annisa menerima jodoh yang jauh lebih tepat dan bahagia. Di sisi lain, badai di keluarga Gus Syarif perlahan mereda: Ning Layla berdamai dengan dirinya sendiri, Gus Syarif ikhlas menerima takdir, dan seluruh keluarga besar bersatu kembali dalam damai. Sebuah kisah tentang mimpi yang tak boleh ditinggalkan demi cinta yang belum pasti, tentang kesabaran menunggu jodoh terbaik, dan tentang bagaimana Allah mengganti apa yang hilang dengan sesuatu yang jauh lebih indah.
All Rights Reserved
#7
ceritapondok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Duke's Red String (END)
  • The Reborn Mama (END)
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • Just let me live, Duke!
  • Sin of The Villainess
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • My Villainous Stepmom [END]
  • The Unwritten Lady
  • A Family of Villains

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines