WHEN JUSTICE FALLS SILENT (Versi Indonesia)

WHEN JUSTICE FALLS SILENT (Versi Indonesia)

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jul 17, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Crime
Assassin and Espionage
Psychological
Ashbourne tidak pernah tidur. Setiap malam, sirene polisi memecah sunyi yang menggantung di antara gedung-gedung batu tua. Kota itu percaya bahwa keadilan selalu menemukan jalannya. Hingga seorang pria bernama Adrian Lucien Blackwood dituduh membunuh seorang pengusaha paling berpengaruh di kota. Semua bukti mengarah kepadanya. Sidang tinggal menghitung minggu. Vonis hampir pasti. Penjara seumur hidup telah menunggunya. Di sisi lain, Detective Evelyn Claire Harrington , seorang polisi wanita dengan reputasi sempurna, ditugaskan untuk menyelidiki kembali kasus tersebut. Baginya, Adrian hanyalah seorang terdakwa yang tampak terlalu tenang untuk seseorang yang sedang menunggu kehancuran hidupnya. Namun semakin dalam penyelidikan berlangsung, semakin banyak kejanggalan bermunculan. Barang bukti menghilang. Saksi tewas satu per satu. Rekan polisi mulai menyembunyikan sesuatu. Dan seseorang yang berkuasa seolah mampu menghapus setiap jejak kebenaran. Ketika nama Vincent Dominic Graves-seorang tokoh berpengaruh yang tak pernah tersentuh hukum-mulai muncul di balik setiap benang merah, Evelyn menyadari bahwa ia tidak lagi hanya memburu seorang pembunuh. Ia sedang berhadapan dengan konspirasi yang telah mengakar di seluruh kota. Di tengah ancaman, pengkhianatan, dan kebohongan yang mengepung mereka, batas antara penegak hukum dan terdakwa perlahan memudar. Evelyn harus memilih: tetap setia pada sumpahnya sebagai polisi, atau mempertaruhkan karier, kehormatan, bahkan nyawanya demi mengungkap kebenaran yang mungkin akan membebaskan pria yang seharusnya ia seret ke balik jeruji besi. Karena di Ashbourne... Tidak semua orang yang dipenjara adalah pelaku. Dan tidak semua orang yang bebas adalah orang baik.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Babysitter, Bung
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Bukan Sembarang Figuran
  • AVISENA
  • THE DUCHESS OF LANCASTER : A Tale of Two Lives (END/COMPLETED)
  • Jangan Halangi Pensiun Diniku, Mas Aktor! (Hiatus)
  • GAIRAH MENANTU BERSERAGAM
  • XAVIER : The Silent Guardian
  • Stuck Between The Pags

"Aku ingin kau menjaga putraku... dan teman-temannya." Naraska mengernyit. Kata-kata itu terasa janggal di telinganya. Di seberang meja kerja, Rajendra C. Lysander duduk tegak, menatapnya lurus sambil mengetuk-ngetukkan jarinya di permukaan kayu. "Aku tahu ini terdengar aneh," suara Rajendra berat, sarat kelelahan. Di tangannya, selembar kertas bisnis terjepit tanpa benar-benar ia baca. "Tapi aku akan pergi selama tiga bulan untuk perjalanan bisnis. Jadi aku membutuhkan bantuanmu." Naraska menarik napas. "Aku tidak keberatan, Paman. Tapi... mengapa harus aku? Mereka sudah mahasiswa. Bukankah mereka bisa menjaga diri mereka sendiri?" Rajendra terdiam sejenak, lalu menghela napas panjang. Tatapannya beralih ke luar jendela, seolah mencari jawaban pada langit senja di balik kaca. "Putraku dan teman-temannya telah tinggal di rumahku selama 5 bulan," ucapnya pelan. "Mereka tengah bersiap untuk mengikuti pertandingan Battle of the Bosses. Karena mereka meminta cuti, jadwal belajar mereka bersama pengajarnya semakin padat." Naraska menautkan alis. "Kalau begitu, mengapa aku perlu mengawasi mereka? Bukankah guru itu cukup?" Mata Rajendra kembali beralih padanya, kali ini tajam dan penuh arti. "Itulah," katanya singkat. "Yang ku ingin kau awasi"

More details
WpActionLinkContent Guidelines