"Jika suatu hari langit di atasmu ternyata hanyalah sebuah langit-langit... apakah kau masih berani mencari apa yang ada di baliknya?"
Selama dua puluh lima tahun, Anora percaya bahwa hidupnya sempurna. Menjadi istri seorang petinggi militer di Aurelia memberinya segalanya kemewahan, keamanan, dan kehidupan yang telah diimpikan banyak orang. Dunia tempat ia tinggal berjalan begitu teratur. Matahari selalu terbit pada waktunya. Lonceng kota selalu berdentang pada jam yang sama. Tak ada yang mempertanyakan mengapa semuanya terasa begitu... sempurna.
Hingga suatu malam, seseorang mengetuk dari balik dinding rumahnya.
Bukan dari luar.
Melainkan dari dalam.
Sejak malam itu, Anora mulai menemukan kejanggalan yang tak mampu dijelaskan oleh logika. Lorong tersembunyi yang tak pernah tercatat dalam denah rumah. Jurnal-jurnal tua milik orang-orang yang menghilang tanpa jejak. Simbol asing yang tak pernah diajarkan dalam sejarah. Dan sebuah kata yang terus muncul di setiap petunjuk...
Celah.
Di saat yang sama, Aron, seorang tentara yang dikenal sebagai pelindung sistem, diam-diam menjalani kehidupan lain. Saat malam tiba, ia menjadi bagian dari kelompok rahasia yang mempertaruhkan nyawa demi membuktikan satu hal yang dianggap mustahil "dunia mereka bukanlah satu-satunya dunia yang pernah ada".
Semakin dalam mereka mencari kebenaran, semakin mereka menyadari bahwa musuh terbesar bukanlah perang, monster, ataupun kematian.
Melainkan sebuah sistem yang telah membuat manusia lupa bagaimana rasanya memilih.
Sebab penjara yang paling sempurna bukanlah penjara yang dikunci rapat, melainkan penjara yang membuat setiap penghuninya percaya bahwa mereka telah bebas.
Dan ketika langit mulai retak, sejarah yang selama ini mereka yakini perlahan runtuh.
Karena terkadang, keberanian terbesar bukanlah melawan dunia. Melainkan berani mempertanyakan dunia yang selama ini kau sebut rumah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang