We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Selalu di Baris Belakang

Selalu di Baris Belakang

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 13, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Gay
Romance
Highschool
"Kau kehidupanku, meski kau tak tahu ada aku di hidupmu." terinspirasi dari lirik lagu C. H. R. I. S. Y. E _________________________________________ Tiga tahun. Tiga tahun mereka berjalan di lorong yang sama, duduk di ruang kelas yang sama, bernapas di udara sekolah yang sama. Bagi seluruh sekolah, Astra adalah bintang yang bersinar terang- pintar, ramah, tempat semua orang ingin mendekat. Bagi Astra, nama Langit hanyalah salah satu dari sekian nama teman seangkatan. Namun bagi Langit? Astra adalah seluruh alasan ia tersenyum, seluruh alasan jantungnya berdetak lebih cepat. Ia selalu ada di sana: meminjamkan catatan yang tak pernah ia akui miliknya, menyiapkan obat saat Astra terluka lalu pergi sebelum disapa, memastikan semua kebutuhan Astra terpenuhi tanpa menanti ucapan terima kasih. Ia tidak mengejar, tidak berharap dimiliki. Cukup baginya melihat Astra bahagia, meski ia sendiri hanya bayangan yang selalu berdiri di baris paling belakang. Namun benarkah Astra benar-benar tak tahu? Atau mereka berdua hanya sama-sama terlalu takut, untuk bertanya apakah perasaan itu benar-benar ada?
All Rights Reserved
#167
marhoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Strawberry and Cigarette || MARHOON
  • Chaotic Bandmates | KeonHoon
  • {101% MATE's} || KeonHoon
  • Veil Of The Moon - KEONHOON
  • Crown of Thorns and Moon Oath [KEONHOON]
  • One Cup One Smile
  • MARIPOSA - KEONHOON
  • against destiny
  • Take Me Back [Keonhoon]
  • WHITE SWAN [Marhoon]

Enggak pernah terbesit di pikiran Imanuel kalau sohib kecilnya yang dulu dekil dan jarang mandi sekarang semakin cantik nan imut bak boneka porselen. -hanya menceritakan kehidupan sehari-hari Imanuel dengan sahabatnya (Joelyn) yang baru balik dari kota.

More details
WpActionLinkContent Guidelines