Havoc
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 19, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Dark Romance
Enemies to Lovers
Billionaires and CEOs
Lima tahun lalu, hidup Bethany Pembroke hancur dalam semalam. Kenneth Reed, mantan suaminya, memergokinya dalam sebuah skandal dengan sahabatnya sendiri. Tanpa mau mendengar penjelasan, Kenneth menghancurkan pernikahan mereka yang bahkan belum sempat dikaruniai anak. Baginya, itu adalah pengkhianatan yang tak termaafkan. Padahal semuanya hanyalah kesalahpahaman yang konyol. Sayangnya, Kenneth tidak pernah peduli pada kebenaran. Kini, lima tahun kemudian, pria itu kembali ke San Francisco untuk urusan bisnis. Namun, kehadirannya justru menyeret Bethany kembali ke dalam kekacauan yang sudah mati-matian ia tinggalkan. Pertengkaran yang dipenuhi sindiran tajam. Balas dendam kecil yang semakin lama semakin keterlaluan. Dan kebencian yang terasa jauh lebih berbahaya daripada cinta. Di kota yang katanya penuh kesempatan kedua, Bethany dan Kenneth terlalu sibuk saling menyiksa, saling menghancurkan, dan saling menyangkal bahwa percikan di antara mereka belum benar-benar padam. Karena terkadang, orang yang paling ingin kau benci adalah orang yang paling sulit berhenti kau cintai.
All Rights Reserved
#162
lovers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mas Bupati
  • Lunar Dusk
  • Say goodbye|Mini Series
  • Under The Authority Of Senopati
  • Círculo del Destino
  • AISHA: PERMATA YANG TERBUANG
  • Favorite Place
  • Night Calls
  • Way to Your Heart [TAMAT]
  • DOMINEX | The Crime Lock

[WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA!] "Aku mau kita sendiri-sendiri dulu, dua tahun ini." Devinka Calista menatap wajah rupawan di hadapan nya yang terlanjur tenang. "Kamu sudah memikirkan nya?" Atharya Bagaspati tidak mengalihkan wajah nya dari paras cantik milik sang istri. "Ya, ini yang terbaik." "Baik, kamu bebas menjalani hidup dua tahun ke depan." Tatapan dingin nya menghujam manik Devinka. "Terima kasih." Sampai berjumpa dua tahun lagi, Mas.

More details
WpActionLinkContent Guidelines