We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Jejak yang Mengubah Hidupku

Jejak yang Mengubah Hidupku

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 4, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Growth and Self-Discovery
Aku hanyalah seorang yang pendiam dan sering merasa tidak diterima. Di sekolah, aku dianggap aneh. Di tempat yang seharusnya menjadi rumah bagi semua orang, aku juga pernah merasa sendirian. Meski berkali-kali pulang dengan hati yang hampa, aku memilih untuk tetap melangkah. Aku terus datang, terus bertahan, dan terus mencari arti dari semua yang kualami. Ini adalah kisah tentang kesepian, luka, harapan, dan proses bertumbuh. Sebuah perjalanan yang mengajarkanku bahwa tidak semua hal berjalan sesuai harapan, tetapi setiap langkah memiliki maknanya sendiri. CERITA INI FIKSI DAN TIDAK BERKAITAN DENGAN DUNIA NYATA!
All Rights Reserved
#143
growth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • After the Fall
  • Tresna Kang Tinatih Ing Alas Jati
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Trouble Maker[END]
  • Target Si Supir [END]
  • PROYEK SATU TAHUN
  • ELION (bl)
  • The Pinky Boy
  • Auto Save!

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines