Di SMA Nusa Bangsa, nama Jeremi sudah sangat dikenal oleh seluruh warga sekolah. Sebagai siswa kelas 12IPS, ia adalah ketua tim basket yang selalu membawa kemenangan di setiap pertandingan, memiliki wajah dan postur tubuh yang menarik, serta didukung oleh latar belakang keluarga - ayahnya adalah donatur terbesar sekolah itu. Namun di balik segala keunggulannya, Jeremi dikenal sebagai sosok yang bersikap dingin, sulit diatur, sering masuk ruang bimbingan konseling, dan hidup dengan aturannya sendiri. Bagi banyak gadis, ia adalah idola sempurna, tapi baginya mereka hanyalah koleksi pacar yang silih berganti - tidak ada yang pernah benar‑benar menyentuh hatinya yang tertutup rapat.
Sampai hadirnya Calista, siswi pindahan baru di kelas 12 IPA. Mengenakan seragam sekolah yang selalu rapi, Calista dikenal sebagai gadis cerdas, bersemangat, ceria, dan selalu berpikiran positif. Berasal dari keluarga yang harmonis - ayahnya bekerja di sebuah perusahaan, ibunya memiliki toko bunga kecil , dan ia memiliki adik perempuan bernama Olif yang masih duduk di bangku SMP - Calista tumbuh dengan prinsip yang teguh. Satu hal yang tidak bisa ia tahan adalah sikap orang yang semaunya sendiri dan mempermainkan perasaan orang lain.
Pertemuan pertama meremenentang sikapnya secara terbuka dan tidak segan menegur tingkah lakunya yang mengganggu. Bagi Jeremi, ini pertama kalinya ada gadis yang tidak takut padanya, tidak memujinya, bahkan terlihat sangatka langsung berubah menjadi perselisihan. Berbeda dengan gadis‑gadis lain yang berebut perhatian Jeremi, Calista justru membencinya. Rasa penasaran yang aneh pun muncul - dan perlahan mengubah segalanya.
Apakah Calista akan menjadi satu nama lagi yang hanya tercatat dalam daftar koleksi Jeremi? Atau justru dialah satu‑satunya yang mampu membuktikan bahwa ia bukan sekadar koleksi, melainkan satu‑satunya yang bisa mencairkan hati dingin Jeremi dan menghentikan kebiasaan bermain hatinya selama ini?
All Rights Reserved