We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Anindythia's Silence

Anindythia's Silence

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Disability
Illness
Grief and Bereavement
Bagaimana jika orang yang paling ingin mendengar dunia, justru perlahan kehilangan semua suaranya? Dan bagaimana jika itu satu-satunya hal yang harus ia relakan?
All Rights Reserved
#895
healing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • A Story About Wenyeol (Tamat)
  • Auto Save!
  • Mr. Troublemaker
  • ELION (bl)
  • "Liburan" Bonus Suami
  • After the Fall
  • Tresna Kang Tinatih Ing Alas Jati
  • BANGTAN GALLERY
  • Motivasiku 2

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines