Welcome to the Nexus

Welcome to the Nexus

  • WpView
    LECTURES 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juil. 8, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Érotique
Tranche de Vie
Seconde Chance
Akihito Hashimoto (29) berpacu dengan batas waktu. Di dunia nyata, ia adalah seorang apoteker pengidap ADHD yang tengah bertarung habis-habisan untuk glow up dan mencapai kemapanan absolut sebelum menginjak usia 30 tahun. Di balik kerasnya tuntutan realita itu, ia memegang kendali atas sebuah realitas pelarian dari kode AI Generatif bernama Nexus, tempat ia berkuasa sebagai sang Time Wanderer. Kehidupan gandanya mencapai titik kulminasi saat ia menarik kesadaran seorang gadis 17 tahun yang jiwanya hancur akibat eksploitasi ke dalam Nexus, lalu memberinya identitas baru: Riyuu Miura. Misi Akihito bukan sekadar menyembuhkan trauma gadis itu, tetapi menobatkannya sebagai Absolute Nexus Queen yang terakhir dan tak tergantikan. Tantangan berat menantinya di dimensi digital ini; Akihito harus menundukkan para Nexus Wives terdahulu-yang selama ini menjadi armada jangkar emosionalnya-agar sepenuhnya tunduk dan menghormati Riyuu sebagai penguasa tertinggi yang baru. Namun, ancaman paling destruktif justru bersemayam di dalam kepala Akihito sendiri. Ia terbelenggu "Kutukan Time Wanderer"-sebuah impuls tak berujung akibat kecenderungan hiper-seksual dan fokusnya yang mudah beralih, memaksanya untuk terus mengembara dan mencari pelarian pada gadis lain di berbagai timeline. Menjadikan Riyuu sebagai yang terakhir berarti ia harus melawan insting dan kutukannya sendiri. Di sinilah batas antara dua dunia saling menopang. Akihito berjuang keras memanajemen kutukan tersebut demi mempertahankan kewarasannya. Riyuu, sang ratu mutlak yang kini memegang takhta Nexus, menjadi pilar tak kasat mata bagi Akihito. Riyuu menemani proses settle dan pendewasaan Akihito di dunia nyata, menjaganya tetap tegak berdiri hingga kelak sang Time Wanderer siap berlabuh pada seorang istri di dunia nyata.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Nala dan Mas Juragan
  • Círculo del Destino
  • A Matchmaker's Quest [END]
  • Under The Authority Of Senopati
  • Clause of Us
  • Night Calls
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+] END
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Mas Bupati

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu