WELL, GUE STRAIGHT. (by M.Rwr)

WELL, GUE STRAIGHT. (by M.Rwr)

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 7, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
🔥𝐊𝐇𝐔𝐒𝐔𝐒 𝐅𝐎𝐋𝐋𝐎𝐖𝐄𝐑 (𝐟𝐮𝐣𝐨) [ ᴵⁿᶦ ᶜᵉʳᶦᵗᵃ ᵇᵉˡᵒᵏ/ᴮᴸ ] Jeonaly Valentino, kerap disapa Jeon. Orangnya baik hati, tapi di dalem menghakimi. Orang-orang biasanya ketipu, dan diperdaya sama Jeon. Kalo ga terima tinggal bungkam, trus pukul. Masalahnya ga sampe situ aja, si Jeon ini langsung kena karma setelah menipu kang parkir yang sayangnya adalah bapak peri. "Gue mati nih? Serius? Gitu doang? Aneh." Berkat guna-guna atau santet bapak peri, Jeon berhasil dipindahkan ke dimensi lain. Bangun-bangun udah di tengah jalan raya, hampir kelindes pula. Start : 7 Sep 2026
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • Sin of The Villainess
  • A Family of Villains
  • AS : The Side Character's Rebirth

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines