Setelah Langkah Terakhir

Setelah Langkah Terakhir

  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 13, 2026
WpInfo
Ficción
Fantasía
Temas Sociales
Setiap hari, orang-orang datang dan pergi. Mereka melintasi sebuah jembatan, berteduh di bawah sebuah pohon, duduk sejenak di sebuah bangku, lalu melanjutkan perjalanan. Bagi mereka, tempat itu hanyalah bagian kecil dari kehidupan yang perlahan terlupakan. Namun bagi tempat-tempat yang tak pernah pergi ke mana-mana, setiap langkah adalah sebuah cerita. Mereka menyaksikan anak-anak tumbuh, pertemuan dan perpisahan, tawa yang berganti hening, serta waktu yang diam-diam mengubah segala sesuatu. Setelah Langkah Terakhir, adalah kisah tentang hal-hal yang sering luput dari perhatian kita, tentang tempat yang tetap tinggal ketika manusia terus berjalan, dan tentang kenangan yang mungkin tidak pernah benar-benar hilang. Barangkali, setelah menutup halaman terakhir, Anda akan memandang sebuah jembatan, pohon tua, atau bangku di tepi jalan dengan cara yang sedikit berbeda.
Todos los derechos reservados
#202
of
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Adiputra Family
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Sin of The Villainess
  • Aveline Beyond Her Fate
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A Family of Villains
  • I'm the male lead's wife? [TERBIT!]

Arkana Clifford, mahasiswa senior jurusan tata boga di Universitas Emerald East, dikenal sebagai "kutu buku penggila dunia lain" karena kegilaannya terhadap novel bergenre transmigrasi. Siapa sangka, kematiannya justru terjadi dengan cara yang paling konyol. Bukannya tertabrak truk atau mengalami kecelakaan tragis, Arkana malah meninggal setelah terjatuh di atas kasurnya sendiri. Namun, alih-alih mengakhiri hidupnya, Arkana justru membuka mata di dalam novel favoritnya yang berjudul La Darnière Lumière. Seharusnya itu menjadi impian setiap penggemar transmigrasi. Masalahnya... kenapa ia justru terbangun sebagai Adrian Arkana Adiputra, putra sulung keluarga Adiputra yang dibenci seluruh keluarganya? Seorang karakter sampingan yang nasibnya begitu mengenaskan, diabaikan sejak kecil, lalu pada akhirnya dibunuh oleh adik kandungnya sendiri. "Argh!! Kenapa harus jadi dia?!" Berbekal seluruh isi novel yang masih melekat di kepalanya, Arkana segera menyusun rencana sederhana. Menjauh dari para tokoh utama. Tidak mencari perhatian keluarga Adiputra. Lalu pergi sebelum akhir cerita yang mengerikan itu terjadi. "Tenang, Kana... asal jangan ikut campur, aku pasti bisa hidup dengan damai." Sayangnya, rencana tetaplah rencana. Semakin keras Arkana berusaha menghindar, semakin banyak hal yang berubah dari alur novel asli. Keluarga Adiputra yang seharusnya dingin dan membencinya perlahan mulai berubah. Tatapan penuh kebencian berganti menjadi perhatian, perlindungan, dan kasih sayang yang terasa berlebihan. Hingga pada titik tertentu, semuanya mulai terasa... salah. Karena kasih sayang itu perlahan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya. Protektif. Posesif. Obsesif. Dan Arkana mulai bertanya-tanya... Apakah yang berubah adalah jalan ceritanya... atau justru dirinya sendiri?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido