THE ART OF ACCEPTANCE

THE ART OF ACCEPTANCE

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 23, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Happy Ending
Second Chance
Bagi Lilyana, dunia tidak pernah benar-benar sekedar hitam atau putih. Di usianya yang mulai beranjak dewasa, ia justru merasa terjebak di dalam abu-abu yang membingungkan. Ketika teman-teman sebayanya mulai membicarakan cinta monyet dan ketertarikan pada lawan jenis dengan begitu mudah, Lilyana justru merasa asing di tubuh dan pikirannya sendiri. Ia mulai mempertanyakan sebuah rahasia besar yang ia simpan rapat-rapat karena takut akan penghakiman dunia. ​Di tengah badai batin yang berkecamuk, rumah yang menjadi satu-satunya tempat Lilyana bersandar sekaligus menjadi tempat yang paling ia takuti. Bagaimana jika warna yang ia miliki tidak sesuai dengan harapan orang tuanya? ​"The Art Of Acceptance " adalah sebuah kisah menyentuh tentang keberanian seorang gadis dalam mencari jati diri, menghadapi ketakutan terbesarnya, dan menemukan arti sejati dari penerimaan. Novel ini mengulik secara mendalam bagaimana peran, kehangatan, dan pelukan sebuah keluarga menjadi alasan utama bagi Lilyana untuk berdamai dengan dirinya sendiri, membuktikan bahwa setelah badai paling gelap sekalipun, pelangi yang indah akan selalu datang. ​"Kisah tentang pencarian jati diri dan pelukan hangat keluarga."
All Rights Reserved
#118
jatidiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Matchmaker's Quest [END]
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Círculo del Destino
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Under The Authority Of Senopati
  • Mas Bupati
  • Nala dan Mas Juragan
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+] END
  • Night Calls
  • Clause of Us

[LENGKAP] Tiga pasangan yang Kinanti iseng comblangkan berakhir menikah. Sepertinya, selain berbakat dalam mencari kandidat karyawan baru sebagai seorang HR, dia memiliki kemampuan mencari kandidat jodoh orang. Padahal Kinanti sendiri belum pernah berpacaran. Tahu apa dia soal cinta? Lagian, yang bener saja, masa iya Kinanti hanya akan terus mencarikan jodoh untuk orang lain? Termasuk untuk 'klien' terbarunya, seorang pria tampan pemilik kafe bernama Harlan? Jodohnya sendiri ada di mana?

More details
WpActionLinkContent Guidelines