Menjemputmu dalam Doa

Menjemputmu dalam Doa

  • WpView
    LECTURAS 3
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jul 11, 2026
"Aku tak pernah meminta siapa namanya. Aku hanya memohon kepada Allah seseorang yang mampu membimbingku menuju surga-Nya." ______^-^______ Meisya Azyura Humaira memilih menjaga hatinya setelah dikecewakan oleh masa lalu. Baginya, cinta bukan untuk diumbar, melainkan dipersiapkan dengan doa, ikhtiar, dan kesabaran. Di sisi lain, Atharazka meyakini bahwa jodoh terbaik bukanlah yang dikejar dengan tergesa-gesa, melainkan yang dijemput dengan memperbaiki diri dan mendekat kepada Allah. Saat takdir mempertemukan mereka, perjalanan menuju halal ternyata dipenuhi ujian, keraguan, dan pengorbanan. Namun, mereka percaya bahwa doa yang tulus tak pernah kehilangan jalannya. Akankah doa yang selama ini mereka panjatkan benar-benar mengantarkan mereka pada takdir yang telah Allah tetapkan?
Todos los derechos reservados
#90
islami
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Dateline [END]
  • Silent Traces by the Sea
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Be My Wife
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Pawang Hantu Om Aktor

Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido