Resilience of Lux (End)

Resilience of Lux (End)

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 11, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Romance
"Makanan sampah seperti itu hanya akan membuatmu gemuk seperti babi!" "Penjahit adalah pekerjaan pelayan, bukan untuk penerus keluarga Partridge!" ​Kalimat-kalimat kejam itu mendikte hidup Lux selama sepuluh tahun. Dipaksa menjadi model top di Paris demi menjaga reputasi dan saham keluarga, Lux hidup dalam lingkaran diet ketat dan kesepian yang mencekam. ​Diam-diam, Lux membangun Butik Vex, satu-satunya tempat di mana ia bisa bernapas dan menyatukan benang mimpinya yang sempat diputus paksa. Hingga suatu hari, sebuah taruhan besar terjadi di meja makan malam mereka. Lux nekat mengikuti kompetisi perancang busana dengan taruhan kebebasannya sendiri. ​Ini bukan sekadar tentang memenangkan piala, ini adalah cara Lux membuktikan bahwa seorang anak bukanlah mesin investasi, melainkan manusia yang memiliki jiwa.
All Rights Reserved
#119
hurtcomfort
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wismatama
  • Ritual Rasa
  • ONESHOOT [BP]
  • Sastru Pinanganten
  • "Liburan" Bonus Suami
  • ELION
  • Luk Telu Belas
  • Lysander Lowell De Villiers
  • na ja [END]
  • Jadi Anak Haram?

"Saya tidak pernah mau menikah dengan kamu, tapi karena paksaan saya menerimanya." ••••• Di usianya yang menjelang 30 tahun, Wismatama Pradana Kusuma dikenal sebagai perwira TNI AD yang dingin. Ketegasannya di sana membuat junior gemetar, kedisiplinannya mutlak, dan sorot matanya yang tajam seolah mampu menguliti siapa saja hidup-hidup. Namun, benteng pertahanan itu seketika diuji oleh kehadiran Mahesa Narendra-pemuda yang setiap tingkahnya selalu membuat Wisma ingin melemparnya langsung ke barak militer. Baru menginjak usia 23 tahun, Mahesa adalah produk dari kasih sayang orang tua yang berlebihan. Ia gampang merajuk, rapuh, dan teramat manja. Sifat ketergantungan Mahesa inilah yang memicu naluri Wisma untuk mendisiplinkannya dengan tangan besi. Takdir ironis menyatukan mereka lewat perjodohan paksa demi mempertahankan keutuhan hubungan dua keluarga. Di tengah badai ego, Wisma bersumpah tidak akan pernah menaruh rasa pada pemuda manja itu. Di sisi lain, Mahesa tak tinggal diam dan siap membalas setiap sikap kaku sang tentara tanpa berpikir dua kali. Akankah disiplin militer meluluhkan hati yang manja, atau justru kehangatan Mahesa yang meruntuhkan keangkuhan sang perwira? #Boyslove #Mpreg

More details
WpActionLinkContent Guidelines