Sebelum Kita Sampai

Sebelum Kita Sampai

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 11, 2026
WpInfo
Fanfic
Original Character (OC)
Books and Literature
Romance
Happy Ending
Jakarta tidak pernah benar-benar tidur. Ketika sebagian orang masih terlelap di balik hangatnya selimut, sebagian lainnya telah kembali memulai perlombaan dengan waktu. Lampu-lampu jalan belum seluruhnya padam, sementara semburat jingga di ufuk timur perlahan menembus langit yang masih diselimuti warna kebiruan. Kota ini selalu memiliki cara untuk mengajarkan satu hal: siapa yang ingin melangkah lebih jauh, harus berani memulai lebih awal. Di sebuah kawasan perumahan yang tenang di Jakarta Selatan, sebuah rumah bergaya modern berdiri di antara pepohonan yang masih basah oleh embun. Dari luar, rumah itu tampak sederhana, tetapi hangat. Jendela-jendelanya memantulkan cahaya pagi yang mulai menyelinap masuk, sementara aroma roti panggang dari dapur perlahan memenuhi setiap sudut ruangan. Jam digital di atas nakas menunjukkan pukul 05.00 WIB. Alarm berbunyi pelan. Belum sempat nada keduanya terdengar, sebuah tangan lebih dulu mematikannya. Nathaniel Garrick membuka mata...
All Rights Reserved
#402
comingofage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tetaplah Di Sisiku, Perawat...
  • I'm Not Just a Figuran
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • SAIRISH
  • Given || Ju Jihoon
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Obsession Overdose
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • Love me or die
  • Possessive Male Lead

Selama bertahun-tahun, Haechan mengabdikan dirinya sebagai perawat pribadi Taeyong, nyonya rumah yang hidup dengan gangguan mental. Di rumah megah keluarga Jeong, kehadirannya bukan sekadar pekerjaan-melainkan penopang bagi sebuah keluarga yang rapuh. Ketakutan Jeno hanya satu: Haechan pergi dan meninggalkan ibunya. Demi mempertahankan satu-satunya orang yang mampu menenangkan Taeyong, ia mengambil keputusan yang tak pernah terpikirkan sebelumnya-menikahi Haechan, bukan karena cinta, melainkan agar Haechan tetap tinggal. Namun, ketika sebuah pernikahan dimulai tanpa perasaan, mungkinkah dua hati yang awalnya hanya terikat kewajiban perlahan menemukan arti cinta yang sesungguhnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines