Carmen Valerian tidak pernah menyangka bahwa penyesalan bisa terasa begitu menyiksa.
Selama tiga tahun pernikahan, ia membiarkan amarah, ego, dan trauma menguasai dirinya. Tanpa ia sadari, orang yang paling ia cintai justru menjadi orang yang paling ia sakiti.
Hingga pada suatu malam, semuanya terlambat.
Yuha meninggal tepat di hadapannya, meninggalkan kalimat terakhir yang terus menghantui hidup Carmen.
"Carmen... aku benci kamu."
Sejak hari itu, hidup Carmen kehilangan makna. Setiap sudut rumah mengingatkannya pada Yuha, setiap kenangan berubah menjadi penyesalan, dan setiap napas terasa begitu berat tanpa wanita yang pernah menjadi alasan ia pulang.
Saat Carmen berpikir hidupnya telah berakhir, takdir memberinya sebuah kesempatan yang tak pernah ia bayangkan.
Ia terbangun dua bulan sebelum malam yang merenggut nyawa Yuha.
Yuha masih hidup.
Kini, dengan hanya dua bulan yang tersisa, Carmen bertekad mengubah takdir. Ia harus menyelamatkan Yuha dari kematian, mengungkap ancaman yang selama ini mengintai wanita itu, dan mendapatkan kembali cinta yang pernah ia hancurkan.
Namun, kesempatan kedua tidak berarti segalanya akan menjadi mudah.
Karena luka di hati Yuha masih ada.
Dan kali ini, Carmen harus membuktikan bahwa perubahan bukan sekadar janji-melainkan pilihan yang akan ia perjuangkan hingga napas terakhirnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang