Seleb Sekolah (AUAUSAVE)

Seleb Sekolah (AUAUSAVE)

  • WpView
    Reads 57,161
  • WpVote
    Votes 3,921
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 27, 2026
WpInfo
Fanfic
LGBTQIA+
Gay
"Nggak pede ya sama muka sendiri? Makanya harus make up tebal begitu." Komentar Axel Sean langsung melotot. "Sok tahu." Guru BK terus membersihkan wajah Sean hingga benar-benar bersih. Beberapa detik kemudian... Seluruh aula mendadak sunyi. "Eh..." "Itu..." "Kok malah lucu?" Sean yang tadi terlihat dewasa dengan make up penuh, kini justru tampak jauh lebih muda. Kulitnya bersih, pipinya alami kemerahan, matanya bulat dengan bulu mata yang lentik. Benar-benar seperti bayi. Beberapa siswi sampai berbisik. "Naturalnya cakep banget." "Serius, malah lebih cantik." Axel yang tadi menyandarkan tubuh di dinding kini ikut terdiam. Matanya sedikit membesar. Untuk pertama kalinya ia benar-benar memperhatikan wajah Sean. "..." Sean menyeringai puas ketika menyadari Axel tidak mengatakan apa pun. "Kenapa lo diam?" tanyanya sambil mengangkat dagu. Axel masih belum menjawab. Sean terkekeh kecil. "Gue cantik, ya?" Axel akhirnya tersadar. Wajahnya langsung kembali datar. "Nggak usah ke-GR-an jadi orang." "Halah... tadi aja sampai bengong." "Gue cuma kaget." "Kaget karena?" "Karena ternyata muka lo beda." Sean langsung memasang wajah kesal. "Dasar nyebelin."
All Rights Reserved
#27
bxb
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDERION
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • Dilantares [Bintang Teritorial]
  • 03:17 [LATTEKIM] END
  • Punya Mama lagi?
  • Note Blue
  • Pawang Sang Singa Jalanan
  • Fake Dating [BxB]
  • His Son Called Me Mama (JossGawin) END
  • Too Late, Au? (AUAUSAVE)
ALDERION

DELIO Alderion X Pavelio ____________________________________________ "pipi lo kenapa, De?" Tanya Ezra, cowok dengan rambut yang selalu berantakan, duduk di atas meja Krittin sambil menunjuk wajah temannya itu. Leo dan Ben ikut menoleh, langsung mendekat dengan wajah kepo. "Digebuk nyokap lo?" tanya Leo polos. "Mana ada nyokapnya gebuk wajah ganteng aset negara kayak gini," timpal Ben sambil tertawa. "Palingan juga kena cakar kucing." Deron mendengus kasar, ia menyandarkan punggungnya ke kursi dengan malas. "Ditampar." Kelas mendadak hening sesaat sebelum tawa Ezra pecah paling keras. "DEMI APA? Siapa yang berani? Cewek mana yang lo sakitin kali ini?" "Bukan cewek," sahut Deron ketus. "Si beasiswa." Tawa Ezra mendadak berhenti. Ben dan Leo saling pandang, lalu mereka bertiga tertawa serempak lebih kencang dari sebelumnya hingga guru di depan kelas berdehem memperingatkan. "Jir, becanda lo nggak lucu!" Ezra memegang perutnya. " Masak Pavel? Anak kalem yang kalo jalan aja nunduk itu? Nggak masuk akal banget?" _______________________________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines