We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sub Culture: Distorsi!

Sub Culture: Distorsi!

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 15, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Second Chance
Happy Ending
Bad Boy
Obi, sang mantan superstar, bercita-cita untuk comeback. Kehidupan mapan yang ia jalani saat ini tidak mampu membendung jati diri yang menyeruak keluar. Radiasi gamma gegap gempita dunia musik yang pernah ia jalani, memutasi sel-sel Obi untuk menjadi penguasa panggung lagi, macam Hulk saja. Meski didukung Nadya, istrinya, dan Haris, sobatnya, namun meraih kesempatan kedua tidak semudah seperti yang pertama. Dunia sudah berubah, norma sudah berubah, tidak seperti waktu ditinggalkan Obi. Lebih sulit superstar comeback dibanding unta masuk lubang jarum! Untungnya ada tiga gadis gila yang menjadi mentornya menyelami dunia baru yang susah-susah gampang ia coba mengerti. Akhirnya... Ya silakan baca sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Silent Traces by the Sea
  • ONESHOOT 21+
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Círculo del Destino
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Clause of Us
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines