Mencairkan Hati Kezia

Mencairkan Hati Kezia

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jul 18, 2026
Di SMA Garuda Nusantara, semua orang mengenal satu nama. Kezia Angelia. Ketua OSIS yang cantik, cerdas, berprestasi, dan selalu berada di peringkat teratas. Di balik wajahnya yang tenang, Kezia dikenal sangat dingin dan sulit didekati. Tidak ada yang berani mendekatinya terlalu lama, apalagi mencoba mengambil tempat di hatinya. Hingga suatu hari, datang seorang siswi pindahan bernama Nadine Abigail. Berbeda dengan Kezia, Nadine adalah gadis yang ramah, mudah bergaul, populer, dan juga berprestasi. Senyumnya mampu membuat suasana menjadi hangat, tetapi ada satu orang yang tak pernah membalas senyumnya. Yaitu Kezia. Entah mengapa, semakin Kezia bersikap cuek, semakin Nadine ingin mengenalnya lebih dekat. Baginya, di balik tatapan dingin Kezia, pasti ada luka yang selama ini disembunyikan. Namun, mendekati Kezia tidak semudah yang dibayangkan. Akankah Nadine berhasil mencairkan hati sang ketua OSIS? Atau justru Kezia akan semakin menjauh dan merasa terganggu dengan kehadiran Nadine? Di sekolah yang penuh persaingan, prestasi, dan rahasia, kisah mereka baru saja dimulai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auto Save!
  • ELIAN ✓
  • 𝐓𝐞𝐦𝐞𝐧?
  • Trouble Maker
  • The Antagonist Hates Socializing [End]
  • Target Si Supir
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • Lysander Lowell De Villiers
  • ELION (bl)
  • Halo, Kanael!

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines