Ketukan Terakhir

Ketukan Terakhir

  • WpView
    LECTURAS 3
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 13, 2026
Bagi Naura Berryana, hidupnya nyaris sempurna. Dua tahun menikah dengan Adi Prasetyo, suami yang penuh kasih, dan kehadiran Vino, putra kecil mereka, seharusnya sudah cukup untuk membuatnya bahagia. Namun, ada satu nama yang tak pernah benar-benar berhasil ia kubur: Alif Wiguna. Tepat saat Naura memantapkan hati untuk melupakan masa lalu dan belajar mencintai suaminya sepenuhnya, sebuah pesan singkat di layar ponsel menghancurkan seluruh pertahanannya. Alif kembali. Pria dari masa lalu itu mengetuk kembali pintu hatinya, membawa kalimat penyesalan yang selama ini dinantikan Naura. Kadang, yang menghancurkan hidup bukanlah perselingkuhan itu sendiri, melainkan satu keputusan kecil yang terasa sepele. Sebab setiap pintu yang kembali dibuka pada masa lalu selalu menuntut harga. Dan bagi Naura, harga itu mungkin terlalu mahal untuk dibayar.
Todos los derechos reservados
#139
novelindonesia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Silent Traces by the Sea
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Be My Wife
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • The Dateline [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido