SOVEREIGN
"Di kastel ini, kau bisa bersembunyi dari siapa pun, Helena. Kecuali dariku. Karena bahkan dalam napasmu yang paling senyap pun, aku bisa mendengarmu memanggil namaku."
Helena Vance adalah ahli dalam menghilang. Sebagai pelayan di sudut paling gelap Kastel Oakhaven, ia hidup seperti udara-ada namun tak dirasakan. Ia hanya ingin bertahan hidup, mengubur masa lalunya yang hancur, dan tetap menjadi bayangan di balik pilar-pilar marmer.
Namun, bayangan tidak pernah bisa bersembunyi dari sang tuan kegelapan.
Alaric Keonho von Astherland kembali dari pengasingan berdarah bukan untuk menuntut takhta yang menjadi haknya. Ia kembali untuk sesuatu yang lebih primitif. Sesuatu yang ia temukan pada gemetar jemari seorang pelayan dan tundukan kepalanya yang penuh rahasia.
Bagi Alaric, memiliki tubuh Helena adalah hal mudah. Namun, menguliti jiwanya, menghancurkan pertahanannya, dan memastikan bahwa satu-satunya oksigen yang boleh dihirup Helena adalah aroma kehadirannya-itulah kedaulatan yang sebenarnya.
Ini bukan tentang cinta yang membebaskan. Ini tentang obsesi yang memenjara. Di bawah tatapan mata Alaric yang sedingin es utara, Helena segera menyadari: di kerajaan ini, hanya ada satu hukum yang berlaku...
Dan hukum itu bernama Alaric Keonho.