Sebab kehidupan, telah menghabisiku sampai ke tulang. Kutatap kartu itu lamat-lamat, lalu menatap lubang yang baru kugali seperempat. "Apa harganya?" suaraku bergetar antara kedinginan dan ambang putus asa. "Kau. Jiwa yang hendak kau kubur hidup-hidup itu. Berikan padaku." Dia adalah Ace, laki-laki berdarah dingin yang memimpin organisasi rahasia bernama BIRDS. Di malam paling putus akal, dia menjemputku-Laras, dengan segenap kata-katanya yang jauh dari kata manis. Mulanya aku tak mengerti apapun sampai persiapan yang memakan waktu begitu lama menjelaskan segalanya. Tentang apa peran dan tugasku, apa yang harus dan jangan pernah kulakukan. Dan tentang kematian-kematian tersembunyi di dalam pulau bernama Elftheria. Mulai dari sampah masyarakat, sampai manusia paling jenius menjadi bagian dari gilanya sistem perlindungan orang mati di tempat ini. Jika mereka gila, disebut apakah aku yang begitu sudi menjadi pelayan mereka?
Más detalles