When We Were Seventeen

When We Were Seventeen

  • WpView
    Leituras 5
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jul 15, 2026
Tentang sekumpulan remaja yang perlahan terpisah oleh takdir mereka. Dan tentang bagaimana Asha Nyxara kembali ke masa lalu untuk memperbaiki masa depannya sekaligus menyelamatkan para sahabatnya dari masa depan yang menyiksa mereka. Ditemani ketiga sahabatnya, Keira Thalassa, Aluna Calista, Digra Viresta, dan juga Raiden Aster yang membantu mereka berkembang untuk mengejar masa depan. Tidak ada yang tau bagaimana masa depan membawa sekumpulan remaja tersebut, Asha hanya berharap mereka bisa terus bersama dan membangun persahabatan kembali dan berkembang bersama.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • MINE, NO ONE ELSE (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • TERRITORY
  • Círculo del Destino
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • My Celestia [ON GOING]
  • SAGA
  • Tempat Pengganti

(Sedang Revisi) (Akan segera terbit di Universe Publisher, part di Wattpad lengkap) Serena lahir di Kota Soeraandaru Jasmijn, ketika usianya menginjak 6 tahun dia sekeluarga pindah ke luar kota. Kedua orang tua Serena waktu itu memiliki pekerjaan di luar kota yang tidak memungkinkan untuk pulang pergi. Sejak saat itu Serena hanya sesekali kembali ke tanah kelahirannya saat usianya menginjak kepala dua, sekedar untuk menenangkan diri dari hiruk pikuk kota metropolitan. Selama berada di sana Serena tidak pernah merasakan apa-apa walaupun masih bertanya-tanya kenapa kota ini identik sekalian dengan bau bunga melati. Sebenarnya alasannya cukup nyata, sepanjang penglihatan Kota Soeraandaru Jasmijn banyak tanaman bunga melati, sama seperti nama kota ini. Tapi konon katanya, melati bukanlah yang menjadi poin utamanya, tapi tentang desas desus keluarga Kedhaton memiliki kekuatan mistis. Masyarakat mengatakan hal itu karena setiap Malam Satu Suro, tidak seorang pun diperbolehkan keluar dari rumah apa pun keadaannya. "Cah Ayu, jangan keluar rumah jika mendengar suara telapak kaki kuda di Malam Satu Suro." Main Cast: Karina as Serena Kahiyang Ayu Waskita. Jeno as G.R.M Wasesa Mahadevan Andaru. Romance|Mystery|Fantasy.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo