Kita Usahakan Rumah Itu

Kita Usahakan Rumah Itu

  • WpView
    LECTURAS 87
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 3, 2026
WpInfo
Fanfic
Auwin's Story! Nur Intan Asmaranti. Seorang wanita sekaligus single mom yang selalu ingin mengusahakan yang terbaik untuk anak semata wayangnya; Carissa Dini, dengan berkerja keras segiat mungkin agar tetap ada pemasukan kebutuhannya dan Carissa terpenuhi. Meskipun Carissa terlahir tanpa seorang ayah. Tetapi Intan memenuhi peran ayah untuk Carissa agar kasih sayang dari Intan untuk Carissa tidak pernah habis begitu saja. Sampai ketika, Intan mulai berkerja sebagai Asisten Rumah Tangga di sebuah rumah milik pengusaha yaitu Aulia Riza a.k.a Auwia yang tinggal bersama anak semata wayangnya. Perlahan ia merasakan banyak perubahan seiring waktu. FAN FICTION!!
Todos los derechos reservados
#255
fanfiction
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Love me or die
  • PREGNANT (DewTee)
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Obsession Overdose
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Forgive Me | FreenBecky [END]
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • Rewriting The Villain (END)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Journey

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido