We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dipertemukan Oleh Waktu (ZEESHA)

Dipertemukan Oleh Waktu (ZEESHA)

  • WpView
    Reads 1,438
  • WpVote
    Votes 216
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Aug 15, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Perjalanan kisah cinta Zeev dan Marsha.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Separuh hatimu untuk negara
  • Euphony of Us: Harmoni Cinta yang Abadi [Revisi]
  • After Suffering
  • The Hunt for Zean (End)
  • Kisah kegawatdaruratan {ChikZee}
  • Between Duty & Crown [TAMAT]
  • ONESHOOT ZEESHA 🔥🥵
  • AZRIEL SAMUDRA [TAMAT]
  • Ruang Harapan
  • i'm Yours Season 2 : Andyswara family

halo semuanya🤍 buah mangga jatuh ke taman dipetik pagi rasanya manis kalau cerita ini banyak kekurangan mohon dimaklumi karena ini pertama kali aku menulis Yessica Tamara Wiratama (Chika, 26) terbiasa mengendalikan segala hal dalam hidupnya. Sebagai CEO muda di Wiratama Group, ia dituntut untuk selalu tampil sempurna, dingin, dan tanpa cela. Namun, tidak ada yang tahu bahwa sikap tegarnya adalah tameng untuk menutupi luka lama yang belum sembuh sejak kepergian sang ayah. Sampai akhirnya, sebuah acara amal mempertemukannya dengan Sersan Delvian Siagian Mahardika (Delvian, 28). Seorang prajurit TNI yang tenang, berdedikasi tinggi, dan hidup sepenuhnya untuk negara. Kehadiran Delvian dengan seragam lorengnya tidak hanya mengusik ketenangan Chika, tapi juga membongkar kembali trauma masa lalunya. Di saat Chika berusaha menjauh, takdir justru terus menarik mereka ke dalam lingkaran yang sama. Didukung oleh adiknya, dr. Angelina Christy Wiratama (23) yang selalu menjadi jangkar kewarasannya, Chika harus belajar berdamai dengan ketakutannya. "Aku tidak pernah meminta kamu untuk menunggu," ujar Delvian suatu hari dengan suara tenang, menatap lurus ke mata wanita itu. Chika membalas tatapannya, tersenyum tipis, "Dan aku tidak pernah bilang kalau menunggu itu sebuah beban." Ini bukan sekadar cerita tentang cinta yang manis. Ini tentang dua manusia yang belajar bahwa tidak semua hal bisa dikendalikan, dan kadang, mencintai seseorang berarti siap berbagi hati dengan negara. semoga kalian bisa menikmati ceritanya. kalau berkenan, jangan ragu meninggalkan komentar atau dukungan. selamat membaca🤍

More details
WpActionLinkContent Guidelines